(Solo OnlIne Community)
Anda hanya bisa melihat link dan forum tersembunyi apabila anda menjadi anggota dan telah mendaftar forum Solo Online Community.
langkah Pendaftaran:
1. Isi formulir di http://www.sonicsolo.org/
2. Tunggu konfirmasi dari admin
3. daftar di forum ini agar terhubung bersama kami.

by Admin SONIC



 
IndeksPortal BeritaCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Latest topics
» Startup di Indonesia Perlu Kolaborasi Supaya Makin Sukses
Mon Jan 25, 2016 11:41 pm by silvester

» Koperasi Bersama Startup Digital Solo Telah Terbentuk!
Mon Jan 25, 2016 12:11 pm by silvester

» Hidupkan Forum Online SONIC kembali
Mon Jan 25, 2016 12:08 pm by silvester

» Arab Saudi Ingin Akhiri Anonim Pada Twitter
Mon Apr 22, 2013 12:00 pm by Ardhy

» Malware Baru di Android
Mon Apr 22, 2013 11:44 am by Ardhy

» Info Kegiatan Solo April - Mei 2013
Wed Apr 17, 2013 2:11 pm by silvester

» WhatsApp "Lebih Besar" daripada Twitter
Wed Apr 17, 2013 1:46 pm by Ardhy

» Info Event Kota Solo April 2013
Fri Apr 05, 2013 11:03 am by Ardhy

» CEO Raksasa Game EA Mengundurkan Diri
Sat Mar 23, 2013 4:57 am by Ardhy

Official Partner
Space

Space


Share | 
 

 Ini Cara RIM "Panen Untung" di Indonesia

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Ardhy
Admin


Jumlah posting : 246
Koin : 9
Join date : 14.02.12
Lokasi : Surakarta

PostSubyek: Ini Cara RIM "Panen Untung" di Indonesia   Thu Aug 02, 2012 9:45 pm

Ini Cara RIM "Panen Untung" di Indonesia


Tak dapat dipungkiri jika sejumlah pengguna BlackBerry mulai berpindah haluan untuk menggunakan smartphone besutan vendor lain. Meskipun demikian Research in Motion (RIM) masih bisa merasakan manisnya keuntungan, kali ini perusahaan yang masih mengunggulkan layanan pesan BlackBerry Messenger (BBM) nampaknya punya strategi khusus untuk mempertebal pundi-pundi uangnya di Tanah Air.

Beberapa waktu yang lalu, RIM meluncurkan smartphone yang menyasar kalangan menengah ke bawah, sebut saja BlackBerry Curve 9220 dan BlackBerry 9230. Ternyata kedua produk itu pun mendapat sambutan baik dipasaran.

“Bisa dikatakan ke depan kami akan memenuhi kebutuhan masyarakat agar dapat memiliki produk BlackBerry yang terjangkau, hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat akan kehadiran BlackBerry Curve 9220 dan 9230 yang cukup diminati pasar,” tutur Director of Marketing RIM Indonesia Eka Anwar.

Melihat dari kebutuhan itu, RIM pun memperkenalkan program “BlackBerry Terjangkau” melalui program ini, RIM berharap seluruh masyarakat di Indonesia dapat menggunakan BlackBerry.

“Kami membuat program ini untuk menyediakan BlackBerry yang terjangkau kepada masyarakat Indonesia, sehingga seluruh masyarakat dapat menggunakan smartphone besutan kami,” imbuh Eka.

Program “BlackBerry Terjangkau” dapat dimanfaatkan oleh seluruh kalangan, karena dalam program ini sistem pembayaran dapat menggunakan kartu kredit non-kredit dari Adira Kredit.

Bagi pelanggan yang mendapatkan persetujuan kredit dari Adira Kredit akan memperoleh produk yang diinginkannya melalui mitra resmi BlackBerry seperti Erafone, Okeshop, dan Selular Shop.

Selain itu, RIM juga telah bekerja sama dengan beberapa bank terkemuka di Indonesia seperti BCA dan BII yang memberikan cicilian nol persen jika mereka membeli produk BlackBerry menggunakan kartu kredit dari bank tersebut.

Sementara itu, strategi RIM untuk memperluas pemasaran BlackBerry tak putus hanya mengeluarkan BlackBerry Terjangkangkau. Seperti yang diketahui banyak orang beralih ke smartphone besutan vendor lain karena fitur yang ditawarkan RIM tidak variatif. Menyadari hal itu, RIM pun terus mengembangkan fitur-fiturnya dengan memperbanyak jumlah aplikasi yang terdapat di platform BlackBerry App.

Untuk meningkatkan gairah para developer untuk membuat aplikasi di platform-nya, RIM merangkul para developer lokal untuk membuat aplikasi di perangkat RIM. Baru-baru ini perusahaan yang bermarkas di Kanada tersebut mengadakan “BlackBerry Dev 10 Jam World Tour”, dalam acara tersebut RIM memperkenalkan sebuah sistem teranyar kepada para developer dan membuka pintu bagi mereka untuk membesut berbagai jenis aplikasi untuk perangkat BlackBerry masa depan.

“Kami saat ini fokus merangkul para developer lokal untuk mengajak mereka membuat aplikasi di platform kami. Bahkan baru-baru ini kami mengundang sejumlah developer untuk hadir dan mengenal sistem terbaru besutan kami, sehingga pada kemudian hari mereka dapat membuat aplikasi di perangkat yang menjalankan sistem operasi BlackBerry 10,” kata Eka.

Menurut data RIM, saat ini terdapat 99.500 aplikasi di BlackBerry App World, dengan jumlah unduhan perbulan mencapai 177 juta. Sampai Januari 2012 RIM mencatatkan 2 miliar unduhan. Kemudian RIM menjanjikan USD 10 ribu kepada para developer yang dapat menghasilkan aplikasi dengan kategori “good application”.

Sumber: http://techno.okezone.com/read/2012/08/02/57/672073/ini-cara-rim-panen-untung-di-indonesia

_________________
INGAT!!! gw ganteng Ganteng Ganteng
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://forum.sonicsolo.org/ardhy
 
Ini Cara RIM "Panen Untung" di Indonesia
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Service Manual Ninja 250R
» 10 Grup Lawak Paling Berpengaruh di Indonesia
» 20 Alasan Kita Cinta Indonesia
» [Tanya] IQ-nya brapa sih??
» cara mudah donlod video youtube tanpa software!

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
(Solo OnlIne Community) :: The Lounge :: Berita-
Navigasi: